🍸 Old but Gold: Cocktails from Asia to the World
Cocktail klasik selalu punya daya tarik istimewa. Ia bukan sekadar campuran minuman, melainkan heritage yang membawa cerita tentang sejarah, budaya, dan gaya hidup.
Classic cocktails always carry a special charm. They are not just a mix of drinks, but a heritage that carries stories of history, culture, and lifestyle.
🍹 1. Singapore Sling – Ikon Asia Tenggara
Lahir tahun 1915 di Raffles Hotel, Singapura, Singapore Sling diciptakan oleh bartender Ngiam Tong Boon. Dengan rasa fruity dan segar, cocktail ini menjadi ikon Asia Tenggara.
Born in 1915 at Raffles Hotel, Singapore, the Singapore Sling was created by bartender Ngiam Tong Boon. With its fruity and refreshing taste, this cocktail became an icon of Southeast Asia.
Bahan utama / Main ingredients: gin, cherry brandy, Cointreau, Bénédictine, grenadine, pineapple juice, lime juice, bitters.
🍹 2. Mai Tai – Spirit Tiki Tropis
Diciptakan di era 1940-an, Mai Tai lekat dengan budaya Asia-Pasifik dan Tiki bar. Karakternya tropis, ceria, dan penuh warna.
Created in the 1940s, Mai Tai is strongly associated with Asia-Pacific culture and Tiki bars. Its character is tropical, cheerful, and colorful.
Bahan utama / Main ingredients: rum (light & dark), lime juice, orange curaçao, orgeat syrup.

🥃 3. Whisky Highball – Kesederhanaan Jepang
Di Jepang, Whisky Highball menjadi tradisi sejak era Meiji. Simpel, segar, dan cocok untuk menemani obrolan setelah kerja.
In Japan, the Whisky Highball has been a tradition since the Meiji era. Simple, refreshing, and perfect to accompany after-work conversations.
Bahan utama / Main ingredients: whisky Jepang + soda water.
🍸 4. Negroni – Pahit Manis yang Abadi
Negroni lahir di Italia awal abad ke-20 dan kini banyak diadaptasi oleh bartender Asia dengan rempah lokal.
The Negroni was born in Italy in the early 20th century and is now often adapted by Asian bartenders with local spices.
Bahan utama / Main ingredients: gin, Campari, sweet vermouth.
🍸 5. Daiquiri – Kesegaran Tropis
Daiquiri berasal dari Kuba, tetapi variasinya berkembang di Asia dengan sentuhan buah tropis.
The Daiquiri originated in Cuba, but its variations developed in Asia with a tropical twist.
Bahan utama / Main ingredients: rum, lime juice, simple syrup.
🍸 6. Martini – Elegansi dalam Gelas
Martini adalah simbol kesederhanaan yang elegan. Pertanyaan klasik “shaken or stirred?” membuatnya abadi.
The Martini is a symbol of elegant simplicity. The classic question “shaken or stirred?” makes it timeless.
Bahan utama / Main ingredients: gin & dry vermouth (atau vodka martini).
🥃 7. Sazerac – Warisan dari Abad 19
Sazerac dianggap salah satu cocktail tertua dari New Orleans, penuh sejarah dan keanggunan.
The Sazerac is considered one of the oldest cocktails from New Orleans, full of history and sophistication.
Bahan utama / Main ingredients: rye whiskey, sugar cube, Peychaud’s bitters, absinthe rinse.

🌿 Sentuhan Asia Modern
Bartender masa kini sering memberi twist baru dengan bahan lokal: matcha, pandan, bunga telang, jahe, atau serai.
Modern bartenders often give new twists with local ingredients: matcha, pandan, butterfly pea flowers, ginger, or lemongrass.
Cocktail klasik adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini. Old but Gold bukan sekadar istilah, tapi bukti bahwa keindahan sejati selalu bertahan.
Classic cocktails are a bridge between the past and the present. Old but Gold is not just a phrase, but proof that true beauty always endures.
ID: Mau tahu lebih banyak kisah di balik minuman klasik dan inspirasi bartender? Klik kategori Cocktail & Mixologi di Silk & Lounge.
EN: Want to discover more stories behind classic drinks and bartender inspirations? Explore the Cocktail & Mixology section on Silk & Lounge.
EDITOR KOKO BARTENDER 23 September 2025 Time 22.51 WITA