Hidup sebagai anak kos di Bali memang penuh warna. Dari biaya sewa, transportasi, sampai gaya hidup, semuanya butuh strategi biar dompet tetap aman. Salah satu kunci utama: cara makan hemat tapi tetap enak.
Living in Bali as a student or boarding house resident can be colorful yet challenging. From rent and transport to lifestyle, everything requires smart budgeting. One of the keys: eating well while staying on budget.
- Pilih Warteg Favorit
🇮🇩 Temukan warung atau warteg langganan dekat kos. Contohnya Warung Liku di Imam Bonjol, Warteg Blambangan di Denpasar, atau Nasi Pedas Ibu Andika di Kuta. Dengan Rp10.000–20.000, kamu sudah bisa makan kenyang.
🇬🇧 Find your go-to warteg near your place. For example, Warung Liku on Imam Bonjol, Warteg Blambangan in Denpasar, or the famous Nasi Pedas Ibu Andika in Kuta. For only Rp10K–20K, you’ll get a filling meal.
- Manfaatkan Nasi Campur
🇮🇩 Daripada pesan lauk satuan, pilih nasi campur. Biasanya sudah lengkap dengan nasi, sayur, lauk utama, dan sambal. Hemat dan praktis.
🇬🇧 Instead of ordering dishes separately, go for nasi campur (mixed rice). It usually comes with rice, veggies, a main protein, and sambal. Cheap and convenient.

- Bawa Kotak Makan Sendiri
🇮🇩 Bawa wadah makan bisa bikin porsi lebih banyak, bahkan cukup untuk dua kali makan. Selain itu, lebih ramah lingkungan.
🇬🇧 Bringing your own lunch box often means larger portions—sometimes enough for two meals. Plus, it’s eco-friendly.
- Masak Sederhana di Kos
🇮🇩 Sesekali masak sendiri: mie instan plus telur, tumis kangkung, atau sup sederhana. Modal kecil, hemat banyak.
🇬🇧 Try simple home cooking: instant noodles with egg, stir-fried veggies, or a basic soup. Small budget, big savings.

- Hindari Minuman Manis
🇮🇩 Banyak warteg kasih air putih gratis. Kurangi beli minuman kemasan agar anggaran bulanan lebih aman.
🇬🇧 Most warteg offer free drinking water. Skip sugary drinks to keep your monthly budget safe.
EDITOR KOKO BARTENDER 10.10.25 TIME 13.05 WITA