Editor: Ladies in Christ
Publication: SILKY LOUNGE
Date: Saturday, October 17, 2026
Time: 18:25 WIB
Category: Faith, Life Reflection & Spiritual Leadership
Jangan senang dulu
Jika engkau telah menghancurkan rumah tangga orang lain, membunuh karakter seseorang melalui fitnah, merusak nama baiknya, menghancurkan kariernya, atau bahkan berusaha menyingkirkan pasangan sah seseorang melalui pembunuhan, santet, atau tindakan keji lainnya demi kepuasan pribadi dan keserakahanmu, percayalah, semua itu tidak serta-merta terhapus hanya karena engkau bersujud dan memohon ampun di hadapan Tuhan.
Sebab ada kehidupan orang lain yang telah engkau rusak. Ada keluarga yang kehilangan kebahagiaannya, ada nama baik yang telah engkau hancurkan, ada masa depan yang mungkin tidak pernah lagi sama akibat perbuatanmu.
Engkau boleh memohon ampun kepada Tuhan, tetapi jangan menganggap permohonan ampunmu telah memulihkan kehidupan orang yang engkau hancurkan.

Ingatlah kisah Raja Daud dan Uria.
Daud diampuni Tuhan, tetapi Uria tidak pernah kembali hidup. Daud menerima pengampunan, tetapi konsekuensi perbuatannya tetap berjalan.
Jika seorang raja yang berkenan di hati Tuhan saja tidak luput dari konsekuensi perbuatannya, siapakah kita sehingga merasa dapat mempermainkan kehidupan orang lain, kemudian menganggap semuanya selesai hanya dengan sebuah permintaan maaf?Jika seorang raja yang berkenan di hati Tuhan saja tidak luput dari konsekuensi perbuatannya, siapakah kita sehingga merasa dapat mempermainkan kehidupan orang lain, kemudian menganggap semuanya selesai hanya dengan sebuah permintaan maaf?
Sebab Allah adalah YAHWEH TSIDKENU — TUHAN KEADILAN KITA.
Yeremia 23:6
Dia adalah Allah yang penuh kasih dan pengampunan, tetapi Dia juga Allah yang benar dan adil.
Jangan menjadikan kesabaran Tuhan sebagai pembenaran atas kejahatanmu. Jangan pula menganggap bahwa karena hari ini engkau masih dapat tertawa, menikmati kehidupan, dan berjalan seolah tidak pernah terjadi apa-apa, berarti segala sesuatu telah selesai di hadapan-Nya.
Maaf bukan pemulihan. Pengampunan bukan pembebasan dari tanggung jawab. Dan keadilan Tuhan bukan sesuatu yang dapat engkau atur menurut keinginanmu.
Sebab apa yang telah engkau tabur, itulah yang akan engkau tuai.
— Galatia 6:7
“Bagimu mungkin semuanya telah selesai dengan sebuah permintaan maaf. Tetapi kehidupan yang engkau hancurkan belum tentu pulih, dan keadilan Tuhan bukan sesuatu yang dapat engkau nyatakan selesai.”
—
© 2026 SILKY LOUNGE — Editorial by Ladies in Christ All Rights Reserved.