Indonesia memiliki banyak buah tropis yang belum banyak dikenal, salah satunya adalah marang. Buah eksotis ini tumbuh di wilayah Kalimantan dan beberapa daerah di Asia Tenggara. Sekilas tampilannya mirip cempedak atau sukun, namun saat dibuka, daging buahnya berwarna putih dengan aroma harum yang khas.
Banyak orang menggambarkan rasa marang sebagai perpaduan unik antara manisnya nangka, lembutnya pisang matang, dan aroma khas durian yang tidak terlalu menyengat. Teksturnya sangat lembut, creamy, dan mudah meleleh di mulut sehingga memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan buah tropis lainnya.
Marang merupakan kerabat dekat sukun dan cempedak, namun memiliki karakter rasa yang benar-benar unik. Buah ini paling nikmat disantap dalam keadaan benar-benar matang karena setelah dipanen umur simpannya sangat singkat. Itulah sebabnya marang jarang ditemukan di supermarket besar atau pasar luar daerah, sehingga banyak orang Indonesia sendiri belum pernah mencicipinya.
Selain cita rasanya yang istimewa, marang juga mengandung serat, vitamin C, kalium, serta berbagai antioksidan yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Jika suatu hari Anda berkunjung ke Kalimantan dan menemukan buah ini di pasar tradisional, jangan lewatkan kesempatan untuk mencobanya. Marang adalah salah satu “hidden gem” buah tropis Nusantara yang membuktikan betapa kayanya keanekaragaman hayati Indonesia.
Tahukah Anda? Karena sangat cepat matang dan mudah rusak, marang lebih sering dinikmati langsung di daerah asalnya daripada dikirim ke kota-kota besar atau diekspor.
🌿 Sudah pernah mencoba buah marang? Ceritakan pengalaman Anda dan bagikan artikel ini agar semakin banyak orang mengenal kekayaan buah tropis Nusantara.
EDITOR TEAM JALAN – JALAN SILKY 3 JULI 2026 12.36 WIB